Sabtu, 03 Januari 2015
ALL ABOUT BANANA.....
Pisang....selalu membuatku antusias. Senang....bahagia....semangat....
Sebenarnya sih potensi alam lain juga. Sekarang produk kita tidak hanya olahan pisang . Tapi kita sudah membuat kripik talas, stik talas, kripik telo ungu, telo madu, kripik kentang, kripik singkong .
Semangaaat 2015......
Selasa, 30 Desember 2014
INDONESIA....MEA....DAN TANTANGAN....
MEA....yg lazim dipanjangkan jd masyarakat ekonomi asia seolah2 mjnd momok bagi sebagian kalangan. Dan tiba2 tahun 2014 kemarin jd bahan hangat untuk didiskusikan. Sy bbrp kali berkesempatan menjd pembicara di bbrp forum diskusi. Yg terakhir adalah kemarin 30 Desember 2014 di Fakultas Fisip Universitas Airlangga Surabaya, yg dikemas dlm sebuah diskusi hangat dg berbagai kalangan, dari bbrp perwakilan universitas, dinas2 terkait, kementrian luar negeri bahkan mengutus salah satu dirjennya, juga kalangan pelaku bisnis tentunya. Beda disiplin ilmu tentu saja beda sudut pandang dlm menyikapi MEA yg akan dimulai 2015 ini, apalagi dari praktisi yang notabene adalah pelaku bisnis real yg sdh bersentuhan dg pasar eksport atau global . Saya hanya bagian kecil dari mereka. Alangkah senangnya bisa berada di forum ini, berkumpul dg para profesor yg ahli dibidangnya dan para senior pelaku bisnis yg luar biasa. Jadi seperti "mahasiswa" baru yang siap sharing ilmu dg mereka. Walau saya hanya lulusan SMA, tapi menurut mereka sy mempunyai satu nilai plus yg bisa saya share berdasarkan pengalaman saya , yg sdh saya kerjakan. Tentu saja seorang praktisi harus maju selangkah lbh donk. Hehehe....
Saya berkesempatan mengunjungi bbrp daerah perbatasan indonesia, diantaranya Tarakan, Berau, pekanbaru , Batam dan sekitarnya, pontianak , singkawang dll, banyak produk dari malaysia. Dan itu sudah berlangsung dari dulu lhoh. Jd di daerah itu sudah sebebas2nya perdagangan berlaku. Bahkan produk dari lokal jauh lebih tinggi harganya. Kenapa? Satu masalah lagi yg dari dulu tak terpecahkan. Transportasi! biaya transportasi menuju daerah tersebut jauh lebih mahal dibanding kita kirim ke malaysia atau singapur atau piliphina. Masalah ini sering dibahas di beberapa dialog, saya sering diminta pendapat. Tapi tetap saja tak ada jalan keluar dari pemerintah. Ketidakberdayaan pemerintah mengendalikan kartal moda transportasi laut sangat menyebalkan untuk diomongkan.
So....begini menurut saya tentang apa itu MEA. Perdagangan bebas sebenarnya sudah ada sejak dulu kala. Sejak jaman kejayaan Majapahit sudah berlaku. Sebuah buku sejarah di Cina menyebutkan bahwa banyak kapal besar datang dari nusantara kita dg membawa berbagai macam dagangan mulai hasil bumi, sampai kayu2 lalu sebaliknya dari Cina mereka membawa kain2 atau barang dagangan lain untuk dipasarkan di sini. Ditemukan juga mata uang Cina saat penggalian bbrp situs di daerah Trowulan. Ini jg sbg bukti nyata bahwa nenek moyang kita sudah mengenal perdagangan bebas dari dulu. So....bisa dibayangkan...berapa ratus tahun lalu nenek moyang kita adalah orang hebat. Kalo masih ada yang bertanya siapkah atau mampukah kita menghadapi MEA....saya berani bilang...that is stupid question....bukan orangnya lho ya yang stupid. Hehehe.....jawabnya adalah.....kita mampu dan harus mampu dan siap. Jangan ditawar. Mari kita ambil spirit nenek moyang kita . Jadi MEA ini sebenarnya adalah proses alam dalam mengembalikan konsep "nusantara" atau "nuswantoro" yang merupakan gagasan Maha Patih Gajah Mada.
Tekhnisnya bagaimana? Tergantung masing2 bidang yang kita geluti. Saya di bidang makanan...ya harus siap bersaing dan siap mengupgrade produk saya menjadi lebih baik dalam segala hal baik itu mutu, harga, packing, service dll. Anda yang bergerak di bidang jasa atau lainnya tentu juga harus melakukan hal yg sama. Bedanya adalah mungkin persaingan akan semakin terbuka dan tanpa basa basi. Jadi siapkan diri kita lebih baik lagi. Siap? So...MEA hendaknya kita tangkap sebagai sebuah peluang nyata di depan mata. Mari kita antusias menyongsongnya. Tak ada yg perlu ditakutkan.
Well...saya sampaikan kendala apa sih yang dihadapi UMKM atau pengusaha daerah dlm menghadapi MEA ini? Program pemerintah pusat dari tahun ke tahun sangat banyak yang mendukung promosi produk kita ke pasar internasional. Rajin2 kita saja untuk mendapatkan informasi dari mereka yang ada di kementrian. Aktif bertanya lalu ikut terlibat di dalamnya jika secara finansial kita mampu. Nah lho...mudah kan.
Sebagai pelaku usaha yang memulai usaha benar2 dari nol, lalu tumbuh berkembang, justru saya merasa kurangnya dukungan pemerintah daerah khususnya tingkat kabupaten. Otonomi daerah yang agak "kebablasan" membuat penentuan kebijaksanaan agak lambat. Ini berbanding terbalik dengan program pemerintah pusat yang mengajak kita "sprint" agar cepat sampai. Lalu saya bercerita ttg kasus yang saya alami. Mekarsari tumbuh ttg kesulitan saya mengurus ijin pabrik kecil saya. Semua persyaratan sudah saya penuhi. Ijin HO dari seluruh warga tetangga sudah ada, bahkan mereka senang bisa ikut bekerja. IMB sudah ada. Tinggal menunggu ijin produksi hingga saat ini belum dikasih. Alasan tidak memenuhi RT RW jadi hal yg sangat klasik. Pointnya adalah dimana peran pemerintah untuk mendukung UKM yang mau berkembang. Tidak semua UKM mampu langsung membeli tempat yang ideal . Ini harus bisa jadi pertimbangan pemerintah untuk memberikan ijin . Harus ada jalan tengah untuk pemecahannya. Malah saya dikirimi surat penangguhan. Ediiiiiiaaaaaan. Produk sudah jalan dimana2 tapi ijin produksi tidak dikasih. Ini yang bagi saya sangat sulit mengerti. Jadi hasrat hati menjadi warga yang baik dengan memenuhi legalitas pun jadi malah membuat saya jadi eneg. Oooo...makanya bengkel bubut besar di sebelah pabrik saya memilih tidak berijin. Rupanya ini karena peliknya kepengurusan perijinan. Aaah....saya pun jadi berpikir....gak usah ijin sj bisa jalan...lalu ngapain susah2 ngurus ijin? Padahal kita jg sudah membayar semua kewajiban kita. Yg resmi dan yg tdk resmi. So what?
Begitulah yg namanya regulasi. Saya menyebutnya kurang berpihak pada yang kecil...apapun alasannya. Kita yang sudah jelas bekerja dan memperkerjakan orang banyak susah mendapat "pengakuan" mereka dalam bentuk perijinan. Sedikit gambaran suka duka jd pengusaha yang merangkak dari bawah.....tetap indah untuk dinikmati. Ayoooo....bagaimana maunya...saya coba ikuti. Saya mencoba kembali meluruskan niat..bismillaahi....segala daya usaha tidak akan berarti tanpa ijinNya dan ridhoNya.
Sharing ini semoga bermanfaat bagi saya sendiri khususnya.
Thanks God
SDA 31 Des 2014
Di penghujung tahun.....
Sabtu, 20 Desember 2014
NOVA
Sebagai alumni PIN ...perempuan inspiratif nova 2011..merasa senang dikunjungi rombongan PIN 2014. selamat datang....14 des 2014
BOOK LAUNCH....ON 8 NOV 2014
Live begin (not) at 40.....
Alhamdulillaah....bisa memenuhi target menulis buku perjalanan hidupku di usia skrg. Thanks Mbak Sofie....dan Mbak Sugi atas bantuannya. Kalian luar biasa.
Launching di hotel Amazing di Cikini.
Bismillaah....semoga barokah dan bermanfaat bagi org lain.
EMHA AINUN NAJIIB
Cak Nun...maturnuwun sanget suportnya dan doanya...
Cak Nun adalah adik Pak Miftah....guru kimiaku waktu SMA di SMAM jombang.
Senin, 10 November 2014
LAUNCHING BUKUKU "IBU AJARI AKU DARI
Hari ini tgl 08 Nov 2014 menjadi hari spesial. Launching bukuju yg berjudul : "Ibu ajari aku dari surga".
Selama hampir 3 bulan menyusunnya dibantu mbak soffie beatrix dan tim.
Menulis buku ini seperti memutar kembali slide2 film lama. Suka duka dari masa kecil, remaja hingga saat ini. Sungguh suatu karunia hidup yg luar biasa.
Launching diadakan di hotel Amazing Koetaraja Cikini. Diramaikan oleh sharing bbrp temen motifator diantaranya Pak Jamil Azzaini, Mas Mono ayam bakar mas mono, Pak Tri manusia 4 kwadran. aku juga menampilkan monolog didukung gerak teatrikal dik cika dan mbak bintari. Lalu diputarkan film pendek 10 menit yg jg menceritakan jalan hidupku. Film ini jg aku buat sendiri dg timku. Dibantu dik cika jd pemeran utama.
Alhamdulillaah...semua lancar. Smg bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang. Amiiiin.....
Untuk suamiku....thanks a lot for supportnya. Dan untuk semua pihak yg terlibat dlm penyusunan buku dan film ini....thanks....bangeeeeet ya.
Ibu.....terima kasih (sudah) mengajariku dari syurga.
Thanks God...Sudah mempercayakan jalan hidup yang luar biasa ini padaku. LUV YOU....
Jakarta, 08 Nopember 2014
Rabu, 20 Agustus 2014
TO BE GOOD NEGOTIATOR.............
Peristiwa ini sy jumpai di stasiun Gambir Jakarta saat menunggu kereta ke Bandung. Sangat menggelitik. Tak sengaja saya antri di sebuah counter fastfood dan mengikuti dari awal. Ada 2 Lelaki, yg gemuk itu adalah pemilik dr barang yang di dus. Sedangkan yang agak kurus itu adalah seorang porter stasiun. Saat si porter itu bertemu dg seorang Bapak , posisi barang sudah turun dari mobil. Dia hanya melihat 1 dus kecil. Maka terjadilah tawar menawar antara keduanya. Setelah disepakati harganya atau upah angkatnya , si Porter itu mengangkat barang tersebut. Ternyata barang itu berat sekali. Dia tolah toleh dan sesekali mendongakkan kepala sebelum benar-benar mengangkat beban itu. Hmmmm....saya jd tambah tergelitik mengikuti adegan ini. Lumayan jauh sih menuju ke dekat antrian pembelian tiket. Dengan susah payah si porter itu menurunkan beban yg dipanggulnya.......awaaaaas.....hampir saja mengenai kakinya . Setengah kasar porter itu meletakkan barang itu. Sambil ngomel pula. Lalu Saya ambil posisi mendekat dengan pura2 membaca koran, saking pinginnya mendengar pembicaraan mereka dan menyaksikan endingnya.
Porter : pak , tolong uang ongkosnya ditambahi sebab ternyata berat sekali. Itu isinya apa kok berat
Si Bapak : ah...itu sudah cukuplah 10000. Kan cuma satu koli. Isinya besi. Kenapa? Nyesek?
P : (sambil melotot)....hah? Besi? Pantesan berat amaaaat. Tambah 5000 lah pak. Berat ituuuuu.....(sambil setengah teriak)
B : tak ada. Udah sana. Salah siapa tak tanya di depan. Resiko lah. Udah sana....
P : bapak ini tega amat. Masa seberat itu gak mau kasih tambahan. Dasar peliiit loe. Semoga kecopetan. (Berkata sambil berlalu)
Yaah....hal di atas adalah contoh negosiasi yang "tidak tuntas" akan berakhir tragis dan merugikan salah satu pihak. Tentang siapa yg salah, mari kita renungkan.
Kesadaran bernegosiasi secara jujur itu dibutuhkan dari kedua belah pihak. Resiko dari hasil negosiasi juga harus dipikirkan sebelumnya dan dipertanggung jawabkan sebagai konsekuensi sebuah hubungan bisnis.Maka keahlian negosiasi adalah mutlak dan memiliki peranan sangat vital dalam bisnis.
Negosiasi tidak hanya tentang bagaimana membagi "kue" sama rata. Tapi lebih dari itu adalah untuk mendapatkan manfaat yang maksimal bagi kita. Contoh : pembagian sebuah jeruk secara rata masing2 separo ternyata tdk efisien manakala pihak pertama hanya memakan buahnya dan membuang kulitnya. Sedangkan pihak kedua menaruh buahnya dan memanfaatkan kulitnya untuk manisan atau campuran cake. Jika negosiasi dilakukan dg benar maka kedua belah akan memutuskan masing2 orang mengambil kulitnya dan pihak lain mengambil isinya. Maka manfaat maksimal akan didapat. Bukankah begitu?
Kemampuan berkomunikasi sangatlah penting untuk mendukung proses negosiasi. komunikasi bisnis inilah yang dipakai untuk membangun partnership , baik dalam mempromosikan suatu produk, gagasan arau jasa. Gimana sih komunikasi yg efektif itu? Gampang kok, singkat, jelas dan tidak menimbulkan double persepsi, lengkap, kongrit atau gamblang, teliti dan jeli, pertimbangan dan tentu harus sopan.
Apa saja sih yang biasanya disepakati dalam proses negosiasi? Kalau produk kita adalah barang, yang masuk dalam negosiasi diantaranya adalah mutu, harga, packing, branding, payment, dokumen2 dll. Berikan penjelasan yang positif dan jujur tentang produk kita, sehingga mereka merasa yakin dan pantas untuk membeli barang kita.
Jangan lupa...apabila proses negosiasi ini dilakukan bertatap muka langsung, berpenampilanlah yang meyakinkan, dengan busana yang pantas , olah tubuh yang pas seperti selalu menjaga eye contact, smile, energic, enjoy. jadi negotiator tangguh? Tidak susah kok...ini ada beberapa tips diantaranya kita harus selalu memberi respon positif dan antusias pada apa yang disampaikan buyer, persuasif dan sugestif pada mereka, memberi motivasi, full attention, proudly, dan meyakinkan mereka bahwa kita bisa menjadi "great team" dengan mereka. Sehingga mereka merasa nyaman ketika memutuskan bekerja sama dengan kita.
Negosiasi bisa dilakukan secara resmi yaitu dalam sebuah ruangan , diacara2 resmi seperti B2B Meeting atau lainnya. Pun begitu yang tak kalah manjurnya adalah proses negosiasi yang dilakukan dengan santai, di luar ruangan, dengan komunikasi yang cair, ini malah bisa lebih efektif.
Jangan pantang menyerah. Sekali....dua kali...tiga kali....masih belum berhasil....tetap harus kita coba bernegosiasi. Bernegosiasi yang baik akan diakhiri dengan "closing" yaitu suatu kesepakatan bersama antara kita dan buyer untuk membeli produk kita. dan 90 % keberhasilan negosiasi bisnis ditentukan oleh keahlian berkomunikasi kita.
So...BE GOOD COMMUNICATOR.....AND BE GOOD NEGOTIATOR.....to win the competition.
IW, 08 Des' 2014
Kamis, 07 Agustus 2014
PAK JAMIL AZZAINI DAN MBAK SOFFIE BEATRIX......WELL COME TO ROEMAH SNACK MEKARSARI...
Suatu hari di akhir bulan ramadhan dikunjungi Pak Jamil Azzaini dan Mbak Soffie Beatrix.
Hmmmm.....tq for coming . Smg bisa ketularan kehebatan Beliau berdua.
23 Juli 2014
Rabu, 23 Juli 2014
MAKIN MALAM MAKIN RAMAI
Respon masyarakat pada Roemah Snack Mekarsari makin meningkat.
Senangnya melihat antusiasme mereka belanja. Kata mereka, harganya murah, pilihan banyak (ya..kita kan ada lbh dr 300 items snack) dan pelayanan juga cepat. Apalagi packingnya bagus2. Pantas untuk buah tangan ke orang terdekat di momen spesial lebaran.
Monggo mampir ya......
BUKA 24 JAM
Seperti biasa, tradisi buka 24 jam tetap kita lakukan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. Alhamdulillaah rame terus. Smg membawa berkah. Amiiin.



