Ida Widyastuti : Ratu Snack Jawa Timur

Sukses Ida tentu saja bukan gratisan. Meski bisnis snack ditemukannya tanpa sengaja, membesarkannya memerlukan kerja keras.

Ida Widyastuti : Rejeki Pisang Yang Terbuang

Hanya dengan Rp 600 ribu, Ida memulai usahanya dengan menjajakan emping dari pasar ke pasar.

Tampilkan postingan dengan label GADO-GADO. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GADO-GADO. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 03 Januari 2015

NIKMATNYA.....

Nikmat itu tidak harus naik alphard, jaguar, mercy, bmw, jet plane atau sebangsanya. Lihatlah foto ini....naik motor yang belakangnya ada boksnya pun bisa terasa nikmat bagi mereka.

Esensinya adalah....hidup ini indah....hehehe...and take it easy....be happy....

Selasa, 23 Desember 2014

KYAI JUGA MANUSIA

Belajar kesabaran dan keikhlasan memang mudah diucapkan. Tapi sudahkah teruji  dengan suatu kejadian nyata di kehidupan kita? Tak jauh2 lah. Yang berhubungan erat dengan pekerjaan kita. Lebih dipersempit lagi dengan contoh bagaimana kita menyikapi jika kita ditipu atau dicuri orang? Nah lhoh...mari kita renungkan. Jawabannya ada pada diri sendiri...tdk usah ditulis apalagi direkayasa.
Hari ini saya sungguh beruntung bisa hampir setengah hari bersama seorang Kyai besar. Ngobrol banyak tentang bbrp hal mulai yang ringan2 sampai yang berat, sy jd sok ikut memikirkan nasip negara ini hehehe. Saya memulainya dg sulitnya birokrasi kepengurusan perijinan di kota saya. Padahal persyaratan sudah lengkap, bupatinya juga sudah ditembusi, bahkan Beliau ini juga sudah membantu. Tapi masih saja mental...alias tidak mempan. Jd yg kuat siapa? Hmmm....menggelitik untuk disimak kelanjutannya.
Pembicaraanpun berlanjut pd kisah2 menggelikan dibalik perjalanan dakwah Beliau. Kasus terdekat adalah minggu kmrin ada panggilan tausiah ke Hongkong. Yg mengundang adalah dr kementrian tertentu. Ternyata uang saku dan tiketpun tak sampai ke Beliau. Walhasil ke Hongkong benar2 bayari semua sendiri. Hadeuuuhhh..... Lalu bbrp hari kemudian dpt panggilan dakwah ke kabupaten yg lumayan jauh dr sidoarjo. Nah selesai acara bukannya menerima amplop berisi, malah disodori tagihan dari toko bangunan yg nilainya ratusan juta dan belum terbayar. Malah disambati. Hahahaha.....
Sy bisa melihat betapa kecewanya Beliau.
Sudah meluangkan waktu , tenaga, pikiran, uang tapi malah diperlakukan seperti itu. Saya tersenyum mendengar curhat Beliau....satu hal yang saya garis bawahi...Kyai juga manusia.....begitulah adanya. Sikap sangat manusiawi ini sungguh membuatku salut dan merenung...cara Beliau mengekspresikan rasa sangat biasa dan tidak direkayasa menjadi sok ikhlas atau sok sabar. sekaliber Beliau cobaan dan tantangannya makin besar. Setiap yang kita ucapkan akan selalu diuji. That is the point. Dan kamipun tertawa terbahak2 bersama.
Wuuih....coba bayangkan kalo itu terjadi pada kita. Siapkah kita dg pengorbanan? Hukum take and give tak berlaku , yang berlaku give and give. Gimana siap? Mikir dulu yaaa? Hehehe.
Sahabat....ketika kita diuji dg keadaan yg ada korelasinya dg ucapan kita , maka siapkan diri untuk menerima konsekuensinya. Hmmmm....saya jd berpikir...apa baiknya jadi orang diam saja? Lalu bagaimana kita mau berperan kalo kita hanya diam. So....pilihan ada di diri kita masing2.

Sabtu, 20 Desember 2014

MIMI LAN MINTUNO

Sepasang dan selalu bersama.....

Kamis, 18 Desember 2014

SELAMAT HARI NATAL.......

Sebuah ungkapan selamat kepada saudara2 kita yang beragama Nasrani. Hingga kini dan dari dulu masih menjadi polemik buat umat Islam sendiri. Perbedaan pendapat itu sendiri ditunjukkan oleh pendapat beberapa tokoh diantaranya Ustad Yusuf Mansyur  (YM) dan KH. Hasyim Muzadi (HM)
Ustad YM dengan pendapatnya yg tidak memperbolehkan kita mengucapkan selamat pada umat Nasrani dengan berbagai dalil yg dikemukakan. Sedangkan KH. HM cenderung berpendapat yang lebih adem yaitu diperbolehkan asal tidak ikut meyakini ajaran dan ikut beribadah. Saya kira KH. HM lebih "lunak" dan bertoleransi, dan lebih dewasa, maaf tanpa bermaksud merendahkan Ustad YM. Ustad Felix siao yg muda dan fanatismenya juga berpendapat keras sehingga timbul selisih pendapat yg agak keras dg Mas Ulil A Absara , mantu Gus Bisri dari Rembang yang dikenal dengan Islam liberalnya. Lebih jauh lagi Quraish Sihab yang kenyang pendidikan agama di Mesir juga berpendapat agak lunak. Bahkan Beliau menceritakan pemuka agama Islam di sana saling mengunjungi ketika natal tiba. Semua itu tergantung niatnya. Hmmm....sementara kita beradu argumentasi ttg hal ini, saudara kita yg Nasrani ketawa2....sambil berkata..."gua kagak butuh juga ucapan selamat dari elo. Tanpa ucapan dari elo gua tetep natalan kok. Yeeee....". Nah..lhoooh....
Mempertahankan suatu pendapat memang penting, namun alangkah bijaknya tidak gebyah uyah kalo orang jawa bilang. Kekeuh mempertahankan kebenaran tentu akan terlontar sejauh mana  batas kebenaran yang dia ketahui. Tanpa kita mau menyadari sejauh dan sebesar mana kebenaran lain yang tidak atau belum kita ketahui. Betapa egoisnya kita jika itu terjadi.
Lebih jauh lagi ....bukankan semua ilmu adalah datangnya dari Tuhan. Semua yang terjadi dan ada di dunia ini atas ijinNya. Jadi buat apa bersitegang dengan hal2 perbedaan. Tuhan dg kuasaNya menciptakan keanekaragaman di dunia ini agar hidup ini penuh warna dan saling melengkapi. Bukan saling menyakiti. Esensi hidup itu sendiri adalah berbuat baik dan bermanfaat. Simple kan. Berdamailah dengan dunia maka Tuhanpun akan membuat kita bahagia.
Menyitir Gus Dur.....gitu aja kok repooooot.

SELAMAT HARI NATAL....TUHAN MEMBERKATI DENGAN KASIHNYA.....
DAMAI DI DUNIA....DAMAILAH SEMESTA RAYA.....

IW 25 Des 2014

Selasa, 16 Desember 2014

SAMPAH....ITU BISA LEBIH MAHAL....

Asal kita pandai melihat dan menangkap peluang tentunya. Kayu buah yg tdk lagi terpakai ternyata bisa dimanfaatkan sebagai arang untuk barbeque. Katanya sih asapnya wangiiii....seperti buahnya. Kalo buah apel ya ada aroma apelnya.....buah orange ya bau orangenya...dll. 

Alhamdulillaah....kami sdh mulai export ini ke Spore. Di sini kurang dihargai...disana dijadikan produk yg bernilai lebih. 



Ayooo...bersemangat....



IW, 17 Des 2014

Jumat, 12 Desember 2014

HATI-HATI MENJADI SEORANG "AHLI"

Dua orang teman saya yang keduanya mendapat julukan ahli komunikasi tiba2 galau. Saya juga baru tahu ketika Malam itu jam 23.00 WIB hp saya berdering , salah satu dari teman baik diujung sana berkeluh kesah.

Beliau (B) :  mbak ida aku malu dg sebutan yang diberikan oleh masyarakat padaku sebagai ahli komunikasi dan ahli lobi. Tapi untuk mendamaikan keluargaku saja aku gak bisa.
Saya (S) : lha kenapa Pak? Ada masalah apa?

B : anak dan istriku bertengkar soal calon mantunya. Udah lama mereka saling diam . Aku beberapa kali mencoba mengakurkan tapi gagal sampe sekarang. Trus aku kudu piyee....mbaak.

(S) : nah lhoooh....tanggalkan GeEr Kita dulu , walau mulai dalam hati. Orang memberi gelar itu tidak semua sesuai, atau kadang hanya untuk mengambil hati kita.

Lalu kamipun tertawa. Oooo.....begitu ya? Yaaaah....tdk ada salahnya kita sisakan sedikit rendah hati kita untuk menyikapi suatu hal. Jangan berlebihan. Rendah hati bukan berarti rendah diri. Kalo rendah diri itu tidak boleh karena mendekati kurang bersyukur. Begitu?

Ending dari cerita itu hingga kini adalah...beliau jadi apatis pool. Cuek bebek karena merasa tidak dianggap di keluarganya sendiri. Keadaannya pun dibiarkan berlarut2 menunggu siapa sih yg keluar jadi pemenangnya? Yaitu yang mau mengalah.

Sedangkan sahabat saya yang kedua lebih memilih bercerai dg istrinya sebagai konsekuensi dari kegagalannya sbg "good  communicator".  Dia merasa malu dan harus melakukan sesuatu sebagai penyelesaiannya. Ketika kata2 tak lagi mempan dihadapan kita....maka tindakan nyatalah yg berbicara.

Menjadi seorang "ahli" tidaklah mudah. Butuh perjuangan keras untuk mencapainya dan membuktikan dengan kapabilitasnya. Apa selesai di sini? Tidak...sahabat. masih ada lagi pertanggungjawaban yang lebih besar. Tantangan terbesarnya adalah mempertahankan dg kinerja yg terjaga. Sebuah catatan tebal untuk pembelajaran saya sendiri....berhati-hatilah berbicara, karena akan selalu ada yang mencari kesalahan dan kekurangan kita.

IW, 16 Des 2014

Senin, 03 November 2014

DAMD......I LOVE INDONESIA.....!!!

Manado...Kota ini sungguh membuatku tertarik. Terakhir kali kesini di bulan Desember tahun lalu. Perjalanan 2.5 jam dari surabaya dengan pesawat yang dibonusi delay 1 jam lebih tak membuatku capek.
3 Nopember 2014 .  Sebuah panggilan menanti . Hari ini sharing di acara Pegadaian Indonesia yg bekerja sama dg Akademi Trainer. Seperti yang sudah2, keliling Indonesia membuatku makin cinta pada negeri ini. OOOO... DAMD...I LOVE INDONESIA......Jiiiiiaaaah..... co cuuuiiiit.....
Begitulah adanya. Negeri ini punya banyak keistimewaan. Mulai ragam suku,  budaya, bahasa, seni, makanan, pulau2, tempat2 wisata yg indah , laut dg pantainya yg menawan, hutan lebat yg masih perawan, sungai2 mengalir, aneka satwanya, dan masih banyak lainnya. Seperti negeri dongeng.....atau syurga yang digambarkan. Hehehehe.....
Aaaah.....jadi inget cerita lucu ini. Orang indonesia berlomba2 pergi ke arab untuk naik haji atau umroh demi pahala dan syurga. Amiiiiin. Bahkan tak jarang ada yg tiap tahun naik haji plus dg biaya ratusan juta. Temenku bahkan ada yg setahun 3x umroh. Bagus sih. Setidaknya mau "napak tilas" perjuangan Rosulullah dan mau berwasilah pada beliau.
Cerita lucunya begini. Ketika tiba2 orang arab datang ke Indonesia, mereka terkejut luar biasa karena ternyata di negeri ini kayak gambaran syurga yang disebut di al qur'an. Banyak sungai dg airnya yang bersih, Banyak bidadari cantik dll. Alhasil mereka banyak menetap di salah satu daerah di Bogor dan kawin kontrak sbg kedok menikmati  bidadari2 negeri ini. Kata mereka : "oalaaaah.....dari dulu aku beribadah mengharap syurga di negeriku (arab), e......ternyata syurga itu ada di indonesia. Lalu kenapa orang Indonesia berebut ke  negeriku?"
Begitulah adanya. Keindahan negeri ini, keramahan orang2nya, budayanya yang indah membuat siapa saja terkesima. Lalu mengapa kita mengingkarinya.
Aku adalah salah satu pengagum berat negeri ini. Sejarah berbicara bahwa kita mempunyai nenek moyang dan leluhur yang hebat. Dahulu kala saat Islam belum masuk ke nusantara ini, sudah banyak kerajaan besar berkuasa mulai dari kahuripan, sriwijaya, aceh, pasundan, kadiri, majapahit dan banyak lagi lainnya. Mereka sudah mengenal nilai2 islami seperti bergotong royong, saling menghormati, toleransi, pernikahan, berbagi, dll. Ketatanegaraan juga sudah lazim dijalankan. Kehidupan berketuhanan juga sudah dikenalnya. Mereka sudah hidup lebih "manusiawi".
Mengapa Islam diturunkan di daratan arab? Sungguh ini pertanyaan menggelitik bagiku. Bolehkah aku bertanya pada siapa saja yang mau menjawab dengan baik? Apa karena saking jahiliahnya mereka pada saat itu? Maka islam diturunkan disana untuk menyempurnakan akhlak mereka. Begitukah? Mengapa tidak di nusantara? Apa karena menurut Allah Tuhan semesta alam nusantara ini sudah sangat manusiawi dan beradap? Wallahualam. 
Aku menulis ini diatas angkasa saat perjalanan dari surabaya menuju Manado. Karena tak bisa tidur.

03 Nop 2014.

Kamis, 14 Agustus 2014

OVER CAPACITY.....WOOOOW...

Nekaaaaad.....ini yg pas buat si sopir mobil itu. Memperkosa mobil itu dg muatan super tinggi. Hmmmm....menggadaikan keselamatan .....

15072014....ondewei Gemolong.

Minggu, 10 Agustus 2014

KORBAN MENINGGAL MUDIK 2014.....650 ORANG.....!!!

Orang indonesia memang luar biasa hebat "sabarnya" dan "pasrahnya".
Lihat saja data angka kematian akibat kecelakaan selama mudik tahun 2014 ini sekitar 650 jiwa. Jumlah yg fantastis....dan ini terus terjadi tiap tahunnya.
Alhasil...mudik bisa dikatakan penyebab kematian yg lumayan tinggi juga di indonesia.
Hebatnya, tak seorangpun protes atau demo dengan situasi ini. Seolah kita semua mau mengatakan bahwa meninggal karena mudik itu "sahid".  hehehe....
Mendengar korban meninggal dari Gaza tiap hari sepertinya heboh sekali . Mungkin karena diikuti dentuman bom jadi kesannya sadis amat. Padahal yg namanya meninggal akibat  peperangan itu ya resiko dan biasa sih. Sebuah harga yg harus dibayar atas keputusan dan pilihan mereka untuk BERPERANG.
Simpati sih iya . Tapi menyalahkan salah satu pihak sebagai pihak yg paling bersalah ....ya salah juga.  Setuju......bahwa perang ini tdk ada hubungannya dg agama. Kalo orang memahami agama dg baik tentu tidak akan menjadikan pilihan perang yg menyengsarakan rakyatnya dan menyebabkan terbunuhnya rakyat mereka. Jadi....kedua2nya salah. Dan kedua2nya adalah pembunuh rakyat mereka sendiri....itu yg sebenarnya. Sooo.....ndak usah terlalu heboh lah.
Yg lebih heboh dipikirkan seharusnya kehebatan orang Indonesia yg dengan tulus ikhlas dan pasrah menerima kabar kematian dari kecelakaan yg hanya masa mudik lebaran saja sekitar 650 jiwa. INDONESIA MEMANG HEBAAAAAT.....

Peperangan di Gaza sendiri seolah membelokkan dan merendahkan nilai Islam itu sendiri yang seharusnya jadi rahmatan lil alamin. Mungkin orang akan sangat memaklumi ketika yg satu pihak adalah Israel. Padahal Israel jg keturunan Nabi Ibrahim AS. Tapi bagaimana dg di dataran Arab sendiri? Mereka saja sesama muslim saling bertikai berebut kebenaran. Jadi....saya merasa tidak ada kebanggaan lagi menyebut Islam di Arab.
Saya malah merasa nyaman ketika merasakan ruh Islam Di Nusantara ini. Kedamaian, toleransi, kebersamaan....semua itu tumbuh subur ketika menyatu dg budaya nusantara. Islam Nusantara  lebih nyata membawa rahmat dan persatuan umat dibanding Islam Arab. Kalo ada yg fanatik membanggakan Arab atau kearab2an.....ya pindah saja ke Arab. Hehehe.....Bahkan.....jauh sebelum Islam Masuk ke Nusantara ini nenek moyang kita sudah hidup dg nilai2 "Islami". Buktinya banyak kerajaan besar tumbuh jaya yg tumbuh damai.
Anda tidak setuju? Silahkan saja. Namanya juga berpendapat. Bebas2 saja. Menyitir Gus Dur.....GITU AJA KOK REPOOOT.....

15082014, Odewei Sragen.

Kamis, 07 Agustus 2014

BERMANFAAT ITU....SEBESAR APA KITA BISA "DIMANFAATKAN" ORANG LAIN......??????

Bermanfaat.....rasanya ini sudah menjadi kata2 yg sangat biasa untuk dicerna. Begitu juga dg kata yg satunya "dimanfaatkan". Keduanya mempunyai kesamaan yaitu kata dasarnya adalah "manfaat". Coba kita lihat bagaimana keduanya memiliki hubungan yg sgt dekat.
Bermanfaat berarti bahwa kehadiran  kita bisa memberi arti positif, bisa memberi nilai tambah berarti , bisa memberikan "sesuatu" yg dibutuhkan  orang lain dan atau sesama mahluk. KALO SUDAH TIDAK BISA BERMANFAAT YAA...MATI SAJA......begitu  kata Eyang Kung saya.

"Dimanfaatkan", bisa berarti hampir sama dengan bermanfaat. Hanya saja seperti ada unsur kesengajaan dan sedikiiit konotasi negatif disini. Seolah2 orang "mengambil" sesuatu dari kita untuk digunakan tanpa sepengetahuan kita.

Di level pemahaman, kita tak perlu lagi marah atau emosi atau tidak terima saat kita tahu kita ini "dimanfaatkan" orang lain baik secara positif atau negatif.
Lhoooh...bukankah yg namanya "dimanfaatkan" itu asumsinya negatif??? Negatif dari kacamata siapa memandang? Relatif sih. Silahkan direnungkan sendiri.

Asas manfaat harus kita teladani. Sepertinya mudah sih dibicarakan. Saya sendiripun bahkan masih jauh dari bisa memahami dg baik. Jujur saja saya kadang agak nggerundel juga ketika tahu "dimanfaatkan". Masih harus melewati fase merenung sambil ngelus dada untuk sampai pada satu pemahaman. Yaaah....setidaknya selangkah lebih baik dari pada tidak bisa paham sama sekali.
Jika suatu saat datang seseorang yang mendadak baik sekali pada kita.....bisa jadi itu salah satu indikasi mau "memanfaatkan" kita. Maka siapkan mental menghadapinya. Jika apa yang dia "butuhkan" itu masih dalam jangkauan kemampuan kita, silahkan mengatur irama untuk mengikuti permainannya. Sesungguhnya kita sendirilah yang lebih tahu batas kemampuan kita. Kalo kita rasa tidak mampu untuk memenuhi takaran "manfaat" yang ingin dia ambil, maka kirimkan sinyal agar dia bisa membaca.
Kalau dengan sinyal yang kita kirimkan ternyata masih tidak paham juga.....ya sabaaaaar. Jangan kaget juga kalo tiba2 dia pergi  begitu saja setelah berhasil "memanfaatkan" kita.  Datang dan pergi sesuka hatinya, persis lagunya Diana Nasution itu lhooooh. Kayak jaelangkung juga....yang bahkan pura2 tidak kenal kita setelah mendapat apa yang dia inginkan. Boro2  balas budi, dari kata terima kasih saja jauuuuuh amaaaat. Disinilah indah dan nikmatnya rasa jika kita bisa memahami dan menyikapinya dengan baik. Tak ayal malah bisa membuat kita tersenyum simpul sendiri memaknai semua ini. Indaaaaah.....tapi kecuuuuuut......hehehe.
So, Jangan lupa selalu membawa charger kesabaran kemana-mana yaa. Tak cukup hanya charger, power bank kesabaran juga sangat diperlukan saat kita memasuki wilayah "darurat" hehehe.

Dalam dunia bisnis juga sering kali kita dihadapkan pada banyak hal. Keberadaan kita akan selalu membawa warna bagi banyak orang. Warna ceria bagi orang yang sejalan dan sevisi dengan kita. Warna kelam atau gelap bagi mereka yang tidak sejalan dengan kita, karena mereka pasti akan selalu menilai negatif atas apa yang kita lakukan. Ada di golongan ini biasanya adalah saingan kita. Just stay cooooooool laaah. Mari kita lihat manfaat apa yang bisa kita berikan pada mereka. Contoh kecil saja, ketika kompetitor kita membandingkan harga dan kualitas barang kita untuk dijadikan acuan penentuan harga mereka, itu berarti kita sudah bermanfaat bagi mereka. Walau mereka tidak mau mengakuinya. Yaaaaah...... bagi kita yang memahami ini.....akan berkata.....kita memang tidak butuh pengakuan mereka atau orang lain bahwa kita sudah bermanfaat. Kayak roda ini lhooo....dibawah....puter terus.....tak peduli jalan bagus atau jelek harus tetap berjalan mengantarkan penumpang sampai tujuan. Cukup kita yg tahu....hmmmm.....BISAKAH......????????

16082018. Rahtawu...The Great Land.

Senin, 04 Agustus 2014

BATU SAJA BISA DIIRIS......KERAS MANA KEPALAMU DENGAN BATU ?

Dasar kepala batu...!
Begitu ungkapan yg sering kita dengar mewakili seseorang yang keras kepala alias ngotot mempertahankan sesuatu tanpa mau mendengar pertimbangan, masukan atau nasehat orang lain dalam menyikapi suatu hal. Saking kekehnya kadang malah melupakan banyak hal. 

Apa benar sekeras itu kepalamu...sobat? Kura-kira keras mana dengan baru gunung yg besar ini? Sekeras2nya batu gunung saja masih bisa diiris dg rapi dan dibentuk menjadi sesuatu yang bermanfaat. Lha keras kepalamu itu apa juga bermanfaat? 

Idealis sih boleh saja. Tapi tanggalkan sedikit egomu untuk kebaikan sesama. Itu lebih bermartabat dan indah. Kalo masih keras kepala juga ?????? Hmmmm.....perlu dibuktikan keras mana . Siapkan gergaji dan......coba iris kayak batu dibawah ini. Hehehe......


04082014....ondewei back home......




TUKAR KABEL KLAKSON DENGAN KABEL REM SAJA......

Ck...ck...ck...Padatnya lalu lintas di jalan kadang membuat kita senewen juga. Apalagi makin banyaknya motor roda 2, atau motorsikal. Byuuuuuuh.....kayak cendol dawet saja kalo pas musim rame gini. Momen lebaran memang menjadi momen asyik untuk beranjang sana ke rumah saudara2. Apalagi di desa forum silaturahmi ini sangat terjaga. Nah, roda dua alias motor inilah yg sering jadi masalah. Mulai yg ga pake helm dan persyaratan lain. Mulai yg jalan sledat sledot sampai yg ngebut siap benjut. Byuuuuh.....seabreg dah.

Jadi kita ini yg bawa motor roda 4 harus super zuper ngalah. Sudah ngalahpun kadang masih saja salah.  coba saja lihat dan dengar, ketika kita permisi mau belok,   putar atau nyebrang, udah pake lampu sign pun motor2 itu seakan tidak rela, bukannya mengerem malah dengan keras membunyikan klaksonnya.....keraaas dan berkali-kali pula. Tiiiiin....tiiiiinnn....tiiiiiin.... Piiiuuuuu.....hadeuuuuh.....tak elok sangatlah itu dilihat dan didengar.

Hmmmmm........ada usul nih. Gimana kalo perusahaan pembuat motor itu diminta mindahin atau nukerin kabel yg terhubung klakson itu dengan kabel rem. Hehehe.....niscaya motor-motor itu tak akan ngebel2 dg klakson seenaknya. Yang ada mereka akan mendadak mengerem untuk memberi jalan pada pengguna jalan lainnya. Lebih manusiawi kaaaaaan........hehehehe.

04082014, ondewei back home from Tulungagung.

Minggu, 03 Agustus 2014

THE MOZAIC

Hidup ini seperti puzel. Terdiri dari banyak bagian atau kepingan. Tergantung kita memunguti dan menatanya hingga jadi bentuk yang baik. Kadang ada kepingan yg tak sempurna hingga puzle kehidupan kita pun tak sempurna.
Ndak usah mengharapkan hal yg sempurna dalam hidup ini. Biarlah.....TAK SEMPURNA TAPI BERMAKNA....itu yg lebih penting.

04082014, Tulungagung

Sabtu, 02 Agustus 2014

TANPA TREK.....

Andai saja tiap hari jalanan seperti ini.....sepiiiii.....dan tak ada trek2 besar berbaris di jalan, tentu acara pulang kampung akan selalu menyenangkan. Kudus - Tuban hanya 2 jam. Luar biasa......padahal hari biasa bisa sampai 4 jam.
Hmmmm.....sepertinya ada yg aneh....kapan melewati tugu perbatasan Jateng-Jatim  ya....??????

Hehehe.....wallahualam.....
THANK'S GOD......

03082014......On the road.

Senin, 07 Juli 2014

MASA TENANG PEMILU

Hari ini masuk masa tenang pemilu yg akan digelar lusa Rabu 09 Juli 2019. Sejenak sepi dari hiruk pikuk kampanye presiden. Suasana antik sih. Dibalik kesunyian ini tetap sj ada hiruk pikuk dan celometan dr para pendukung kedua belah pihak di dunia maya. Rasanya nyeri hati ini membaca opini dan status kedua belah pendukung. Yaaaaaah.....KPU bisa sy menentukan masa tenang di dunia nyata. Tp siapa bisa membendung penduduk dunia maya. Jujur sih....identitas penduduk dunia maya bs dikatakan tdk bs dipercaya. Nyatanya banyak akun palsu berkeliaran.
Saya menulis ini setelah seharian ini bbrp kali menerima BC di BBM sy yg isinya saling menjelekkan. Saya baca sih beberapa. Lainnya hanya sy baca judulnya saja. Beberapa orang bahkan sangat kasar bahasanya. Hmmm....
segitunya membela capres idolanya hingga lupa tata krama. Bertentangan dg apa yg disampaikan salah satu capresnya yaitu ttg tata krama dan budi pekerti.
Masa tenang ini bener2 pas sebenarnya. Apalagi pemilu skrg bertepatan dg bulan Ramadhan, bulan penuh berkah dan nikmat. Katanya sih setan2 pada dibelenggu. Aah masaaaaa...lha trus yg berkoar2 dg kata2 kasar itu siapa? Bukan setan? Atau temennya setan? Atau kembarannya setan? BETIIIIIIII.......beda tipiiiiiis laaaaah. Nah lhoooo........
Ayoooo.... tenangkan diri sebelum mencoblos.....juga buat yg golput......just stay cooooollllll.........

SALAM 5 JARI......alias salaman.

Sda, 070714

Kamis, 03 Juli 2014

MINORITAS YG BERARTI

Minoritas adlh pemimpin mayoritas. Sepenggal kalimat itu membuatku termenung. Aku sendiri tdk pernah berpikir masuk dlm golongan itu.
Apakah Anda termasuk gol itu? Silahkan direnungkan dan persiapkan diri untk maju. Hmmmmm.....